pelanggan setia adalah raja
Pengusaha situs web itu seperti pengusaha restoran. Berusaha menarik
pelanggan setia sebanyak-banyaknya. Orang makan di restoran itu tidak
cuma cari kenyang. Pelanggan
juga cari kenyamanan dan pelayanan yang baik. Nah, pengunjung situs web
pun demikian. Mereka tidak hanya perlu informasi. Tapi, mereka juga
ingin dimanjakan dengan fasilitas dari situs anda.
Maklum, semua orang pada dasarnya hanya ingin yang terbaik. Anda tidak ingin pembeli komplain dan kapok mengunjungi situs anda kan? Wah, jangan sampai deh situs web kita masuk daftar blacklist pengunjung. OKI, sediakan apa yang dicari pengunjung agar mereka
menjadi pelanggan setia anda.
Pembeli berkuasa karena mereka yang
menentukan keberhasilan situs kita. Jika anda berada di posisi pembeli,
anda pasti akan bertindak sama kan? Mintanya macem-macem…
Membuat pengunjung
”ketagihan” harusnya sudah anda pikirkan sebelum anda luncurkan produk.
Jadi saat pengunjung mencoba produk anda, mereka sudah merasakan
kelebihan produk anda. Kualitas pelayanan, harga yang cocok, dan produk
yang bagus. Dijamin mereka pasti merekomendasikan situs anda pada orang
lain.
Sebaliknya jika para pengunjung tidak nyaman, jangan harap mereka kembali. Apalagi, memberi rekomendasi. Ah…impossible!
Bagi sebagian orang, situs anda dianggap sangat berguna. Tapi tak
bisa disangkal, pasti ada juga yang menilai situs anda tidak menarik.
Bahkan sangat membosankan. Maklumlah… setiap orang kan punya selera yang
berbeda.
Tapi, ingat… jangan anti kritik. Karena kritik itu penting untuk
membuat bisnis anda maju. Namun, kita juga tidak bisa menuruti kemauan
semua pelanggan sekaligus. Karena kita akan kesulitan sendiri nantinya.
Sebagai penjual, kita harus terus mencari formula “bagaimana caranya
mendapat pelanggan setia?” Kalau pertanyaan ini terjawab, produk anda
pasti laku.
Kalau saya, bikin aja produk yang paling banyak diminati. Lalu, terus
pikat pengunjung dan rekatkan mereka satu sama lain. Kemudian kenalkan
secara bertahap produk-produk andalan anda. Buatlah mereka familiar
dengan produk tersebut.
Oh iya, sebelum membuat situs, tentukan dulu spesialisasi produknya.
Maksudnya, satu situs untuk satu kebutuhan tertentu. Biar pangsa
pasarnya jelaslah… Buat juga sub-domain dan handbook atau
pedoman bagi para pengunjung baru. Bikin juga rencana anggaran. Dan,
beri suvenir-suvenir untuk pelanggan. Ini penting untuk menambah nilai
plus.
Gampang kan?
Percaya deh, pengunjung anda pasti balik lagi dan balik lagi.
Masih punya ide?
Kalau anda masih punya ide-ide untuk menarik pengunjung, anda harus segera mewujudkannya. Jangan sampai jadi basi. Kan eman-eman…
Atau, jangan-jangan anda kesulitan menuangkan ide-ide itu. Ah! Tenang
saja. Saya juga pernah mengalaminya kok. Meski saya sudah punya beberapa
situs.
Setelah semua situs launching, kadang saya merasa ”kok kayak belum lengkap ya…? rasanya belum semua ide-ide saya nongol…”
Nah, anda mau ikut cara saya? Boleh kok…
Silakan evaluasi lagi situs anda. Rencanakan saja laba yang ingin
anda dapat dari produk anda. Perkirakan juga, apa untungnya pelanggan
membeli produk kita?
Untuk membuat produk kita laris tidak perlu ide yang muluk-muluk!
Keluarkan aja ide-ide anda secara bertahap. Jangan lupa untuk membuat
launching yang menarik. Ini berfungsi sebagai umpan.
Ah… satu lagi yang hampir lupa! Belajar dari pesaing anda juga
penting. Anda bisa cari tahu mengapa situs pesaing anda itu laris.
Lalu, pasang standar minimal untuk produk anda. Apapun yang dimiliki
pesaing anda, itulah hal yang paling sederhana yang ada di situs anda.
Tapi, anda harus tetap berpikiran kalau pesaing anda itu jauh di atas
anda. Maksudnya, agar anda terus berbenah dan meningkatkan kualitas.
Yang terakhir, manjakan pelanggan setia anda dan siap-siaplah SUKSES MENDEKATI ANDA!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar