tidak konsisten adalah pantangan untuk orang yang ingin sukses.
Saya yakin anda sering atau paling tidak pernah membaca kisah sukses
orang lain, bagaimana mereka bisa berhasil, strategi apa yang mereka
pakai dan apa yang perlu anda lakukan agar anda bisa sukses seperti
mereka. Banyak contoh orang sukses yang bisa anda temukan diluar sana,
dengan bidang keahlian yang berbeda dan strategi sukses yang berbeda
pula.
Sudah berapa banyak nasehat guru yang anda dengar? Berapa banyak ilmu
yang sudah anda serap? Berapa banyak hal baru yang sudah anda coba?
Sadarkah anda, semakin banyak ilmu yang sudah anda pelajari, justru
semakin menjauhkan anda dari kesuksesan. Hampir semua pemula mengalami
masalah ini, dan ini cukup fatal
untuk keberhasilan mereka.
untuk keberhasilan mereka.
Mari kita bahas dalam contoh…
Suatu ketika guru A menawarkan rahasia
suksesnya berbisnis online kepada anda, dan anda sangat tergoda untuk
membelinya. Informasinya sangat menarik sehingga bisa membangkitkan
hasrat untuk memiliki strategi rahasia tersebut. Anda berharap semoga
inilah rahasia yang selama ini anda cari. Strategi mujarab di dalamnya
mungkin bisa mengubah nasib anda dalam waktu singkat.
Kemudian setelah anda membeli informasi rahasia dari guru A,
mempelajarinya, anda menjadi sangat antusias dan siap mencoba strategi
yang sudah dibeberkan oleh guru A. Anda yakin, jika anda konsisten
menerapkan ilmu guru A, anda akan bisa sukses seperti dia.
Tapi lambat laun anda mulai meragukan keampuhannya. Bukan karena anda telah mencobanya, tapi karena anda mulai bertanya-tanya: ‘Adakah rahasia lain yang lebih ampuh dari ini?’ Dan tepat di hari yang sama, anda menemukan informasi menarik lainnya dari guru B. Anda mulai goyah dan tidak konsisten.
Belum selesai anda belajar pada guru A, focus anda mulai beralih
kepada guru B yang menawarkan informasi lain yang menurut anda lebih
menarik dan lebih praktis. Tapi sayang, petualangan anda tidak hanya
berhenti disitu… setelah beberapa bulan berjalan, kini anda telah
bersama guru J dengan informasi yang tentu saja paling menarik menurut
anda. Lagi – lagi anda tidak konsisten.
Sampai saat ini sudah sepuluh informasi yang anda beli, namun tidak
ada satupun yang benar-benar sempat anda terapkan. Benar anda fokus saat
pertama membuka jurus rahasia mereka, tapi itu hanya bertahan tepat
sebelum anda menemukan informasi baru lainnya.
Anda tahu hasil akhirnya? Anda hanya terus berputar, menghabiskan
banyak waktu, tenaga, uang dan pikiran anda untuk sesuatu yang tidak
akan pernah anda pakai agar bisa membawa hasil.
Akhirnya anda menjadi bingung!
Pada saat anda kebingungan seperti itu, hal yang lebih menyedihkan
terjadi. Anda mencari guru lain yang bisa membantu anda menghentikan
semua itu. Karena bingung, anda terus mencari seseorang yang bisa
membuat “jelas” semuanya dan membantu anda memulai dari awal lagi.
Karena tidak konsisten maka anda terus melakukan pengulangan yang
membuat anda tetap jalan di tempat.
Semakin banyak informasi yang anda cari, semakin bingung anda
jadinya. Semakin bingung anda, semakin banyak informasi jurus pamungkas
yang anda buru. Begitu seterusnya sampai akhirnya ini berubah menjadi
lingkaran setan, tidak berujung pangkal. Hal ini karena anda tidak
konsisten.

Ingat hamster yang terus berlari diputaran roda? Seperti itulah kondisi anda. Ingat anjing yang berputar terus menerus mengejar ekornya? Seperti itulah kondisi anda.
Ingat hamster yang terus berlari diputaran roda? Seperti itulah kondisi anda. Ingat anjing yang berputar terus menerus mengejar ekornya? Seperti itulah kondisi anda.
Anda mulai membeli berbagai produk informasi, beralih dari satu
penawaran ke penawaran berikutnya. Satu-satunya hal yang mungkin bisa
menghentikan anda melakukan kebodohan ini adalah jika anda sudah
kehabisan uang, kehabisan waktu, dan kehabisan tenaga.
Disitulah saat yang tepat untuk bilang ke semua orang:
“Bisnis internet itu bullshit! Jangan sekali-kali mencoba bisnis di
internet, kalian akan gagal. Lihatlah saya… uang sudah habis tapi tidak
sepeserpun yang saya hasilkan!”
Bagaimana? Bukankah sangat menyedihkan berada dalam kondisi seperti
ini? Ironisnya, hampir sebagian besar pemula mengalami hal ini. Akuilah!
Jika memang keadaan anda seperti itu, lakukan hal berikut…
Pertama, hadapi kenyataan bahwa ini memang terjadi dalam bisnis anda.
Berjalan bahkan berlari ditempat tanpa membawa anda kemanapun.
Jangan salahkan diri anda. Situasi seperti ini juga terjadi pada
banyak orang. Bahkan jauh lebih banyak dari yang anda bayangkan. Jadi,
tenang saja, anda tidak sendirian.
Terima kenyataan bahwa anda sedang berjalan diatas roda hamster dan
putuskan bahwa hari ini anda akan turun dari roda itu. Memang tidak
mudah menghentikan kecanduan informasi (anda membeli informasi yang
satu, lalu membeli yang lainnya). Tapi anda harus melawannya.
Tidak ada yang salah dengan produk-produk informasi yang ada diluaran
sana. Informasinya sangat bagus dan strateginya bisa memberi hasil
bagus jika anda menerapkannya. Namun yang sudah anda pegang saat ini
sudah cukup. Tidak perlu memiliki semua informasi yang ditawarkan di
hadapan anda. Percayalah, anda tidak akan sanggup menghabiskannya.
Setiap informasi memiliki jalur atau bidang yang berbeda-beda. Jika
itu bukan jalur anda, sebagus apapun… anda tidak membutuhkannya.
Alangkah baiknya jika tetap berada di jalur anda dan tidak berganti arah
sebelum benar-benar merasakan nikmatnya kesuksesan meniti karir dijalur
yang sudah anda tetapkan sebelumnya. Baru setelah anda sukses di satu
jalur, silakan coba gagasan-gagasan BARU lainnya ke dalam bisnis anda,
itupun jika dia tidak terlalu melenceng dari jalur bisnis anda.
Lalu apa yang saya harus lakukan ?
Mulailah tanya diri anda sendiri,
“Ilmu apa yang sudah saya ketahui?”
“Strategi apa yang sudah memberi hasil (meskipun hanya satu dollar)?”
“Cara seperti apa yang paling nyaman saya jalankan?”
“Apa yang paling cocok bagi saya, dengan minat dan kemampuan saya saat ini?”
Setelah itu mulailah membuat jalur anda sendiri. Buat perencanaan
yang baik untuk menghasilkan uang dari bisnis di internet dan tetapkan
diri anda untuk konsisten mengikuti jalur tersebut.
Mari kita sharing disini, apakah anda pernah menanggung akibat karena tidak konsisten dalam bisnis?